Rubiks dan rubiks dan rubiks

Rubiks, pernahkah anda mendengar kata itu? Atau pernahkah anda melihat barang tersebut? Atau pernahkah anda memainkan hal tersebut? Bagi yang belum tau apa itu Rubiks, ijinkan saya untuk memberi sedikit penjelasan tentang apa Rubiks itu. Sebenarnya Rubik’s adalh merk salah satu permainan berbentuk kubus yang terdiri atas 6 warna yang dapat kita acak dan harus kita kembalikan warna dan bentuknya seperti semula. Berikut ini saya beri 1 gambar sebagai penjelasan mengenai Rubiks.

rubiks-cubeYup, itulah yang biasa kusebut sebagai Rubiks, memang terkesan menyebut satu merk tertentu (karena memang ada merk lainnya seperti Eastsheen dan V-cube), namun saya nyaman menyebutnya sebagai Rubiks. Lalu kenapa saya menulis tentang Rubiks? Apakah memang Rubiks sepenting itu untuk hidupku? Bisa ya bisa nggak. Mari kita mulai perjalan hidupku bersama dengan si Rubiks ini.

Pertemuan pertama ku dengan Rubiks adalah saat seorang adik angkatan di kampusku membawa si Rubiks 3×3 dan bermain-main sambil menghafalkan algoritma yang sudah didapatkannya. Ketertarikan ku pun muncul, sebagai seorang pria dengan jiwa bebas dan nakal nya, Rubiks pun jatuh ke tangan ku dan kuacak, dan kusadari bahwa saya tidak bisa menyelesaikan permainan tersebut. Sedikit demi sedikit ilmu penyelesaian Rubiks pun kuserap dan kutanamkan dalam pikir ku. Namun keterbatasan jam terbang ku dengan Rubiks cukup menghambatku dalam menyelesaikan Rubiks ini secara keseluruhan.

Keputusan ku sudah bulat, kusisihkan uang hidupku sedikit demi sedikit untuk membeli Rubiks 3x3x3 ori yang seharga Rp 105.000,00. Terasa cukup mahal namun cukup pantas untuk membayar rasa keingintahuanku. Sedikit demi sedkit kutekuni dunia Rubiks, dan akhirnya untuk pertama kalinya dalam hidupku, setelah bertanya dengan sang master yang selalu mengajariku (thanks to Radja), membaca berbagai sumber dari internet, dan melihat berbagai banyak video tutorial mengenai penyelesaian permainan ini, aku berhasil menyamakan warna dari 6 sisi Rubiks tersebut. Dan kamu tau apa yang kupikirkan? Wow! Spektakuler! Teryata penyelesaian Rubiks ini bukan hanya mitos semata, it’s real dude!

Yuph, setelah pertama kalinya kuselesaikan Rubiks, walaupun dengan mencontek algoritma yang ada, namun itu menjadi pemicu tersendiri buatku untuk menyelesaikan Rubiks tanpa melihat catatan algoritma yang telah kumiliki. Kupelajari Rubiks detik demi detik, inci demi inci nya, dan akhirnya kuselesaikan Rubiks tanpa melihat catatan algoritmaku! Wew! Buatku itu adalah hal yang keren. Mulailah kisah ku dengan Rubiks semakin dekat dan hangat, tiap saat kupegang Rubiks dengan erat dan kulatih gerakan tanganku, pelan namun pasti, kecepatanku menyelesaikan Rubiks semakin baik, dan kuyakini bahwa diriku harus belajar Speedsolving yang berarti menyelesaikan Rubiks dengan cepat dan benar.

Namun tak selamanya niat baik itu dapat diterima oleh semua orang. Di saat aku sedang bercengkerama dengan Rubiks dan mempraktekkan algoritma yang sedang kupahami, ada beberapa teman mengatakan bahwa ternyata menyelesaikan Rubiks hanyalah dengan rumus semata. Baiklah, memang emosi ku sempat naik dengan adanya gangguan tersebut. Namun, sebagai seorang laki-laki dengan jiwa dan mental yang kuat, kuanggap mereka hanya angin lalu. Tetap kulanjutkan kemesraanku dengan Rubiks yang menghantarkan ku ke waktu 2 menit untuk menyelesaikan kasus sebuah Rubiks. Yeah!

Ketertarikan ku pada Rubiks semakin memuncak bahwa ternyata tidak hanya Rubiks 3×3 saja yang tersedia, banyak pilihan Rubiks mulai dari 2×2, 3×3, 4×4, 5×5, 6×6, dan 7×7. Bentuk dan macamnya pun bervariasi, ketertarikan ku pun berbuah hasil. Maka kubelikan Eastsheen 2×2 dan Rubiks 3×3 lain nya, yang kugunakan sebagai senjata andalanku dalam menyelesaikan Rubiks. Keinginanku memiliki Eastsheen 4×4 masih sangat kuat, namun budget yang kumiliki sangat terbatas, dan kuputuskan untuk merawat Rubiks ku saat ini. Hingga sekarang, best time ku dalam menyelsaikan Rubiks 3×3 adalah 48 detik, angka yang cukup baik untuk seorang pemula.

Itu sedikit tentang kisah yang telah kujalani bersama Rubiks, saya cinta Rubiks, dan saya menyukainya.  Ini ada gambar beberapa Rubiks yang pernah ku handle, beberapa sudah dibeli oleh temanku, dan sekarang hanya tersisa beberapa saja. Buat yang tertarik, silahkan comment di sini, salam Rubiks! Keep Speedsolving in my mind! Viva Rubiks!

XpressPicture013Sources

http://www.cubestation.co.uk/
http://badmephisto.dyndns.org/site/
http://www.cubewhiz.com/
http://virkill.com/

~ by angga6688 on June 19, 2009.

One Response to “Rubiks dan rubiks dan rubiks”

  1. kirimin trik biar cpet nyelesaiin rubik k email q dunkzzz,,,
    ,,aq cm bisa 4 menit,,g pernah bisa lbh cepet dr itu,,!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: